Langsung ke konten utama

Postingan

Cerdas atau Kurang Cerdas

Udah lama ngga nulis di blog tercinta. Kangen juga rasanya walau yang baca ga ada, tapi tetep seneng aja. Banyak yang ingin kutulis sebenarnya, kemarin ada banyak banget peristiwa. Kayaknya blog ini kurang update..hehe, dari  ancang-ancang pemerintah akan menaikkan bahan bakar minyak hingga dibawa ke meja paripurna begitu hebohnya para anggota dewan, ekpektasi masyarakat mulai dari kalangan teman-teman buruh hingga teman-teman intelektual mahasiswa. Demo dimana-mana, banyak aksi yang direncanakan sebelum tanggal 1 April. Desas-desus akan naiknya harga BBM ini tidak menjadi hal yang luar biasa bagi rakyat. Sedikit kita perlu melihat sudut pandang rakyat di Indonesia ini. Kita mulai buka hati, buka mata, buka pikiran. Kita jangan melihat dari satu sudut yang kita anggap benar dan itulah yang terbenar, perlu kita semua ketahui bahwa semua anggapan yang kita anggap benar belum tentu benar. Mengapa demikian, pasti menimbulkan pertanyaan bagi sebagian manusia Indonesia ataupun hampir s...
Minggu kemarin SMA/SMK/MA melaksanakan yang namanya Ujian Nasional, minggu ini SMP sederajat pun melaksanakan Ujian Nasional. Sekolah dasar pun tak mau kalah dekat-dekat ini semua SD di  nusantara akan melaksanakan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional. Sekali lagi ini polah pemerintah yang menurut saya kurang arif, berbicara soal pendidikan tidak akan ada habisnya, menilik dari semua pengalaman yang telah terjadi ujian nasional atau apapun namanya hanya sebuah cara yang kurang efektif dilakukan di negara kita ini. Pengelompokan mata pelajaran pun menurut saya bukan hal yang bijak. Semua berpikiran ke intelegensi, Indonesia menjadi budak pendidikan yang salah selama bertahun-tahun. Kita bisa melihat output dari sistem pendidikan yang amburadul tidak karuan, mau menyalahkan sistem sepertinya kita semua sudah terbawa pada tepi jurang yang dalam, mau diselamatkan yang sadar tak bertindak, saling menjatuhkan malah lebih banyak. Para pendidik sekarang banyak sekali dan kebanyakan d...

Indonesia pun Dilema

Udah lama ngga nulis di blog tercinta. Kangen juga rasanya walau yang baca ga ada, tapi tetep seneng aja. Banyak yang ingin kutulis sebenarnya, kemarin ada banyak banget peristiwa. Kayaknya blog ini kurang update..hehe, dari   ancang-ancang pemerintah akan menaikkan bahan bakar minyak hingga dibawa ke meja paripurna begitu hebohnya para anggota dewan, ekpektasi masyarakat mulai dari kalangan teman-teman buruh hingga teman-teman intelektual mahasiswa. Demo dimana-mana, banyak aksi yang direncanakan sebelum tanggal 1 April. Desas-desus akan naiknya harga BBM ini tidak menjadi hal yang luar biasa bagi rakyat. Sedikit kita perlu melihat sudut pandang rakyat di Indonesia ini. Kita mulai buka hati, buka mata, buka pikiran. Kita jangan melihat dari satu sudut yang kita anggap benar dan itulah yang terbenar, perlu kita semua ketahui bahwa semua anggapan yang kita anggap benar belum tentu benar. Mengapa demikian, pasti menimbulkan pertanyaan bagi sebagian manusia Indonesia ataupun hampi...

TIPISNYA SUKSES DAN BAHAGIA

Setiap manusia pasti memiliki impian dan angan-angan yang menjadikan diri mereka berjuang untuk mendapatkan impian dan harapan mereka. Merupakan suatu hal yang wajar bagi setiap individu bahkan keharusan setiap jiwa manusia. Mungkin kita masih ingat dengan pepatah bahwa gantungkanlah cita-citamu setinggi langit . Awal mendengarnya pribadi ini agak kaget dan tersentak, mungkin bisa tertawa terbahak-bahak. Bayangkan saja cita-cita itu digantungkan, ini yang menyebabkan generasi sekarang memiliki cita-cita yang sangat luar biasa, tapi semuanya hanya digantungkan. Sebetulnya kata tersebut kurang relevan bila ditelan mentah-mentah karena setiap manusia berhak memilih dan memiliki cita-cita yang tinggi, tapi tidak hanya digantungkan haruslah didapatkan. Bagaimana cara mendapatkan hal tersebut, dengan berusaha tanpa kenal lelah. Kadang ada orang yang mengungkapkan keluh kesahnya untuk apa dia hidup di dunia ini, buat apa dia bersekolah tinggi, untuk apa semua aktifitas yang dilakukannya. Jik...

10 Maret 2012

SUDUT BALIK INDONESIA Oleh : Ilham Jabbar Prabowo Roda pemerintah di Indonesia telah berganti dari satu pemimpin ke pemimpin lainnya. Banyak perubahan yang telah terjadi baik pada pemerintahan pertama hingga sekarang. Bagaimana cara pemimpin menjalankan roda pemerintahan pun sangat berbeda-beda, dapat kita cermati dari pemimpin pertama hingga pemimpin keenam. Negara kita karena menganut sistem presidensill maka kepala pemerintahan kita disebut presiden, jadi untuk kali ini pemimpin akan disebut presiden. Era perjuangan yang diusung sangat berbeda, dapat kita lihat bagaimana para kakek dan nenek kita jika bercerita tentang perjuangan pada jaman mereka kita dapat terenyuh dan serasa berada dalam jaman yang mereka telah lalui. Ada namanya romusa, tanam paksa, kerja rodi, pakaian karung goni, dan lain sebagainya, hal ini merupakan sisa-sisa sejarah yang masih bisa terungkapkan sebelum adanya nama Presiden. Bagaimana para kaum muda pada saat penjajah berjuang, dari kalangan bangsawan, ka...