Langsung ke konten utama

10 Maret 2012


SUDUT BALIK INDONESIA
Oleh : Ilham Jabbar Prabowo
Roda pemerintah di Indonesia telah berganti dari satu pemimpin ke pemimpin lainnya. Banyak perubahan yang telah terjadi baik pada pemerintahan pertama hingga sekarang. Bagaimana cara pemimpin menjalankan roda pemerintahan pun sangat berbeda-beda, dapat kita cermati dari pemimpin pertama hingga pemimpin keenam. Negara kita karena menganut sistem presidensill maka kepala pemerintahan kita disebut presiden, jadi untuk kali ini pemimpin akan disebut presiden.
Era perjuangan yang diusung sangat berbeda, dapat kita lihat bagaimana para kakek dan nenek kita jika bercerita tentang perjuangan pada jaman mereka kita dapat terenyuh dan serasa berada dalam jaman yang mereka telah lalui. Ada namanya romusa, tanam paksa, kerja rodi, pakaian karung goni, dan lain sebagainya, hal ini merupakan sisa-sisa sejarah yang masih bisa terungkapkan sebelum adanya nama Presiden.
Bagaimana para kaum muda pada saat penjajah berjuang, dari kalangan bangsawan, kaum intelektual. Mereka memerlukan waktu yang tak cukup hanya 1 bulan, 2 bulan, harus menunggu beberapa tahun. Dengan strategi yang telah dibuat, dengan membentuk sebuah organisasi, dengan masuk dalam sistem yang diterapkan oleh negara penjajah. Mereka melakukan hal ini hanya untuk melanggengkan bahwa Indonesia itu bisa, Indonesia patut merdeka, dan berhak atas seluruh Nusantara. Tak jarang para kaum muda ini dibuang bahkan diasingkan ke daerah yang terpencil. Untuk apa ? hal inilah yang ditakutkan oleh para penjajah pada masa itu yaitu pemberontakan yang akan dilakukan oleh kaum intelektual. Maka mereka dibuang ataupun diasingkan. Begitulah siklus dari penjajahan kala itu jika ada seorang mortir disitu maka mortir itu akan banyak mempengaruhi rakyat. Dan rakyat ini yang akan mengekploitasi, mengekspansi seluruh kegiatan dari penjajah.
Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam. Hal ini yang mengakibatkan bnanyak Negara penjajah yang ingin menduduki Negara keastuan Republik Indonesia. Dari sabang sampai merauke sumber daya mineral kita begitu melimpah dan sangat manjanjikan untuk ekonomi. Negara yang luar biasa bisa bertahan selama hampir 350 tahun dijajah oleh belanda, dan ditambah 3,5 tahun oleh jepang. Bagaimana kita yang sekarang berdiri di bumi pertiwi, telah terbebas dari belenggu penjajah bias tertawa lepas sementara tanah kita telah menjadi garapan investor-investor dari luar negeri dengan kerjasama yang tidak menguntungkan bagi Negara kita.
Salah satu pembodohan yang sungguh menjadi ironi dalam masyarakat Indonesia, betapa bodohnya dan tidak pernah mau berkaca pada keadaan, semua telah tereksploitasi oleh pihak penguasa. Rakyat hanyalah korban, padahal penguasa juga merupakan bagian dari rakyat. Kehidupan bernegara sudah mulai luntur dari setiap individu. Kita patut heran dengan pencanangan pemerintah dengan program cintai produk Indonesia. Kita itu sudah lama dijajah oleh Negara barat jadi menjadi hal yang sangat wajar jika kita terlalu kebarat-baratan. Masyarakat kita akan lebih bangga memakai tas-tas branded, sepatu-sepatu dengan merek ternama, pakaian, hingga celana dalam branded. Padahal barang yang mereka pakai sebagian besar bahan bakunya berasal dari Negara mereka sendiri yaitu Indonesia. Tak habis pikir mereka berkelana ke afrika, eropa, amerika, kembali dengan membawa barang barang dari sana, dengan bangganya dipamerkan ke semua orang, padahal produk yang dibawa tersebut adalah buatan Indonesia yang diekspor dan dipatentkan dengan nama produk ternama tersebut. Saya menghargai bagaimana investor mati-matian memenangkan tender di Indonesia dari pengeboran lepas pantai, tambang emas, timah, nikel,bauksit dan banyak lagi tapi begitu rendahnya martabat bangsa kita ketika penandatanganan kerjasama yang tidak saling menguntungkan.
Fenomena alami yang tengah banyak menjadi perbincangan dalam media publik. Begitu kompleks setiap ada dialog public, akan terjadi banyak perdebatan dan perselisihan yang kadang tak menemukan titik tengah. Banyak yang pro terhadap pemerintah, ada juga yang kontra terhadap pemerintah. Hal yang sangat lumrah dalam kehidupan inilah khasanah, keragaman dari perbedaan dan kayanya kebudayaan di Indonesia. Mengapa dapat dibilang seperti itu ? Indonesia yang memiliki banyak ras, suku, agama menimbulkan banyak persepsi serta pemikiran-pemikiran yang unik dan tak dapat kita jumpai di belahan dunia manapun.
Kadang kita pasti merasa bahwa Negara ini sedang mengalami degradasi moral yang sangat luar biasa. Kadang kita daoat berbangga dengan pencapaian yang telah dicapai oleh beberapa orang yang meraih penghargaan dibidangnya masing-masing dalam tingkat dunia. Kalau dikatakan degradasi moral mungkin lebih cocok kalau disebut sebagai proses pencarian jati diri bangsa. Bias saja apa yang saya tulis tadi salah, karena para pendiri bangsa telah memikirkan berbagai rumusan untuk menunujukkan jati diri bangsa. Pancasila merupakan ideology yang disebut-sebut sebagai ideology yang seimbang dan menunjukkan karakter bangsa Indonesia. Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa Negara kita terlalu kebarat-baratan ini berdampak pada semua lini kehidupan. Begitu cepat jalan informasi, begitu mudah akses informasi, semakin banyak informasi tanpa filter ini yang menyebabkan masyarakat begitu mudah mencontoh dan meniru budaya yang sebetulnya bukan budaya Indonesia.
Negara ini memiliki banyak sumber daya alam dari mulai minyak, emas, timah, gas alam dan lain sebagainya. Tetapi kita tak pernah menikmati hasil alam kita sendiri. Sebagai contoh minyak bumi kita memiliki harga yang sangat mahal dibanding dengan minyak impor yang kita beli. Perusahaan Negara yang mengatur seluruh aktivitas ini mengatakan bahwa kita sangat kekurangan bahan bakar terutama minyak jadi kita impor dari Iran, Qatar. Sungguh hal yang aneh mempunyai minyak tetapi mengekspor minyak. Gas alam yang melimpah tak pernah kita pakai secara maksimal tetapi dijual ke Negara tetangga dengan harga yang lebih murah. Gas alam merupakan produk energy alternative yang berguna bagi industry.
Jika disebut sebagai kesalahan juga tidak mutlak kesalahan dari pemerintah. Tetapi semua ini dapat kita sikapi secara arif dan tidak selalu menggugat dengan alas an yang tidak pasti. Pemerintah telah berupaya keras memberikan yang terbaik bagi kelangsungan rakyat banyak. Dan semua itu taka da yang sempurna pasti ada kecacatan jadi kita patut mengawasi jalannya pemerinthan, memberikan saran yang membangun, kritik yang dapat memberi motivasi. Dengan cara yang lebih bijak tidak mengganggu stabilitas nasional. Banyak cara ini mksudnya dapat kita lakukan dalam bidang kita msing-masing. Lakukanlah mulai dari instropeksi diri sendiri, sebelum kita menginstropeksi orang lain. Buka pikiran kita lebar-lebar jangan saklek pada satu pendapat yang kita punya karena pendapat kita belum tentu dapat diterima oleh orang lain.
Maka dari itu marilah kita semua kembali ber-Indonesia, jangan hiraukan apa yang terjadi diluar sana kita tetap bhinneka tunggal ika.  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamat Datang Superhero Rajin

Terakhir menulis di blog September lalu. Tulisannya tentang salah seorang suporter Persija yang meninggal. Cukup lama tidak menulis. Sebuah tantangan tersendiri untuk bisa produktif menulis. Sebetulnya ada waktu namun memang malas saja. Berkawan dengan kemalasan lama kelamaan tidak membuat hidup produktif, melainkan semakin tidak berkembang. Benar ini. Saya sudah mengalaminya. Karena sudah mengalami berkawan dengan kemalasan, saya pun berusaha berkawan dengan lawan dari malas. Ya, rajin. Seperti mendukung salah satu tim sepak bola. Jadi kita dihadapkan pada pilihan tim A atau tim B. Itupun kalau salah satu tim merupakan tim yang kita sukai. Kalau tidak kita hanya menjadi penonton saja dan menikmati jalannya pertandingan. Tanpa mendukung salah satu tim. Kondisi tersebut dapat dikorelasikan dengan malas, rajin dan menjadi penonton kemalasan dan ‘kerajinan’. Untuk kerajinan sengaja diberi tanda kutip. Jika tidak ada tanda kutip jadinya kerajinan berupa barang hahaha. Tulisan ini t...

tulisan akhir januari 2013

Ini tulisan sudah hampir satu tahun, tapi baru diunggah akhir tahun 2013. Buat informasi dan pembelajaran saja deh hehe. mungkin kondisinya sudah berbeda dengan kondisi pada waktu januari 2013. Sebetulnya tugasnya kurcaci kecil hehehe, selamat membaca... KEPULAUAN SAMPAH Manusia tak hanya berinteraksi dengan manusia melainkan juga dengan lingkungan sekitar manusia itu tinggal. Lingkungan dapat dibedakan menjadi lingkungan fisik dan non fisik. Lingkungan non fisik ialah lingkungan yang berisi tentang dinamika masyarakat, dimana interaksi sosial masyarakat, konflik dan yang berhubungan dengan keadaan dimana interaksi sosial antar individu terjadi. Lingkungan fisik adalah lingkungan yang dapat kita amati dan kita lihat di sekeliling kita, lingkungan fisik ini juga tidak lepas dari peran manusia dan masyarakat yang ada disekitarnya. Berbagai macam problematika yang dialami dalam suatu daerah ataupun wilayah semuanya terpusat pada individu dan juga lingkungan mereka. Lingkungan yang n...