Langsung ke konten utama

Punya Karya untuk Dikenang


Tak suka foto dan tak suka mengupload kegiatan. Kalimat tersebut juga menyindir saya sebetulnya hehe. Ini melawan arus di era Millenial sekarang. Begitu banyak sosial media membuat kita lupa dengan interaksi sosial sesungguhnya. Sosial media menurutnya saya tidak sosial-sosial banget. Ya, untuk apa saya dipikirkan. Toh, saya juga pemakai sosial media dan sosial media sekarang dibutuhkan. Yang disebut sosial di sosial media ini sebetulnya apa ya ? mungkin sosialisasi di media online. Dunia maya, bisa jadi ada dunia ilham, dunia agus, dunia agnes, dunia lain loh wkwk. Dunia maya, dunia fiktif dan kita hidup di dunia fana. Siapa bilang ini nyata haha
Dunia ini fana dan sementara. Berarti sebetulnya dunia ini merupakan dunia maya. Berarti dalam dunia fana ini ada dunia maya. Jadi kita berada di dalam dunia maya maya haha. Keblinger dan kebablasan kita menanggapi dunia maya maya ini. Karena memang hanya sementara. Kita sudah menandatangani kontrak hidup di dunia maya maya ini. Jadi seharusnya kita melakukan hal yang tidak biasa dilakukan orang normal. Orang normal itu bagaimana ya ? hehe
Orang normal pada umumnya melakukan aktifitas pada pagi hari dan pulang di sore hari. Ataupun ada yang shift melakukan kegiatan dibalik. Itu tidak normal. Siapa bilang. Itu normal, normal bagi mereka yang melakukan haha. Di dunia maya maya ini tentunya kita ingin dikenang dan mengenang. Bagaimana caranya ? dengan adanya teknologi saat ini yang bejibun itu dari mulai 2G, 3G, 3,5G, 4G hingga 5G kita diminta untuk memberikan informasi lebih cepat. Diminta loh ini hehe. Tapi kadang kita hanya sebagai konsumen dan penonton. Ini prosentasenya lebih besar. Daripada kreator dan pemberi informasi. Ini bukan masalah tapi fenomena. Membuat kita menjadi negeri konsumen bukan negeri kreator. Negeri yang banyak penghujat, pengkritik dan pembuat hoaks tanpa memberi solusi pasti.
Salah seorang profesor pernah berkata bahwa momen yang kalian alami dalam hidup ini tidak akan terulang untuk kedua kali. Jadi apa yang harus kita lakukan agar momen tersebut tidak terlewat yakni dengan membuat karya. Membuat karya dengan mendokumentasikannya menjadi sebuah foto, tulisan, dan video. Ini sudah dilakukan oleh sebagian orang. Jadi ketika nanti sepuluh atau dua puluh tahun mendatang, orang bertanya tentang kita sudah tahu jawabannya karena berada di search engine. Kita dikenang jika kita menjadi kreator.
Sebetulnya hal diatas sedang saya lakukan. Saya menulis tulisan random. Apapun ingin saya tulis saya tulis saja. Karena saya orangnya spontan, UHUY wkwkwk. Karena saya menghargai ide yang mengalir. Kata kebanyakan orang menulis itu membutuhkan mood yang baik sehingga menghasilkan karya yang baik. Ini ada benarnya dan saya tidak menyalahkan. Namun saya akan menambahkan sedikit. Menulis itu tidak harus menunggu mood namun bersabahat dengan rajin. Apapun yang terjadi dengan diri anda dan saat mood drop menulis itu akan terasa mudah dan mengalir. Lagi-lagi penulisan yang jujur dan mengalir akan lebih bermakna ketika sudah selesai ditulis.
Jadi jangan sampai kita melawan arus terlalu lama. Buatlah momen yang anda alami menjadi sebuah karya yang dapat dikenang. Momen berjalan atau berangkat ke kantor bisa menjadi latihan. Karena setiap kita keluar rumah mendapatkan pelajaran baru. Dan sedikit berbincang dengan orang yang baru dikenal juga bisa menjadi bahan yang akan ditulis dan ini momen. Make your moment special. Kalau spesial pakai telur dua haha.
Salam Telo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamat Datang Superhero Rajin

Terakhir menulis di blog September lalu. Tulisannya tentang salah seorang suporter Persija yang meninggal. Cukup lama tidak menulis. Sebuah tantangan tersendiri untuk bisa produktif menulis. Sebetulnya ada waktu namun memang malas saja. Berkawan dengan kemalasan lama kelamaan tidak membuat hidup produktif, melainkan semakin tidak berkembang. Benar ini. Saya sudah mengalaminya. Karena sudah mengalami berkawan dengan kemalasan, saya pun berusaha berkawan dengan lawan dari malas. Ya, rajin. Seperti mendukung salah satu tim sepak bola. Jadi kita dihadapkan pada pilihan tim A atau tim B. Itupun kalau salah satu tim merupakan tim yang kita sukai. Kalau tidak kita hanya menjadi penonton saja dan menikmati jalannya pertandingan. Tanpa mendukung salah satu tim. Kondisi tersebut dapat dikorelasikan dengan malas, rajin dan menjadi penonton kemalasan dan ‘kerajinan’. Untuk kerajinan sengaja diberi tanda kutip. Jika tidak ada tanda kutip jadinya kerajinan berupa barang hahaha. Tulisan ini t...

10 Maret 2012

SUDUT BALIK INDONESIA Oleh : Ilham Jabbar Prabowo Roda pemerintah di Indonesia telah berganti dari satu pemimpin ke pemimpin lainnya. Banyak perubahan yang telah terjadi baik pada pemerintahan pertama hingga sekarang. Bagaimana cara pemimpin menjalankan roda pemerintahan pun sangat berbeda-beda, dapat kita cermati dari pemimpin pertama hingga pemimpin keenam. Negara kita karena menganut sistem presidensill maka kepala pemerintahan kita disebut presiden, jadi untuk kali ini pemimpin akan disebut presiden. Era perjuangan yang diusung sangat berbeda, dapat kita lihat bagaimana para kakek dan nenek kita jika bercerita tentang perjuangan pada jaman mereka kita dapat terenyuh dan serasa berada dalam jaman yang mereka telah lalui. Ada namanya romusa, tanam paksa, kerja rodi, pakaian karung goni, dan lain sebagainya, hal ini merupakan sisa-sisa sejarah yang masih bisa terungkapkan sebelum adanya nama Presiden. Bagaimana para kaum muda pada saat penjajah berjuang, dari kalangan bangsawan, ka...

tulisan akhir januari 2013

Ini tulisan sudah hampir satu tahun, tapi baru diunggah akhir tahun 2013. Buat informasi dan pembelajaran saja deh hehe. mungkin kondisinya sudah berbeda dengan kondisi pada waktu januari 2013. Sebetulnya tugasnya kurcaci kecil hehehe, selamat membaca... KEPULAUAN SAMPAH Manusia tak hanya berinteraksi dengan manusia melainkan juga dengan lingkungan sekitar manusia itu tinggal. Lingkungan dapat dibedakan menjadi lingkungan fisik dan non fisik. Lingkungan non fisik ialah lingkungan yang berisi tentang dinamika masyarakat, dimana interaksi sosial masyarakat, konflik dan yang berhubungan dengan keadaan dimana interaksi sosial antar individu terjadi. Lingkungan fisik adalah lingkungan yang dapat kita amati dan kita lihat di sekeliling kita, lingkungan fisik ini juga tidak lepas dari peran manusia dan masyarakat yang ada disekitarnya. Berbagai macam problematika yang dialami dalam suatu daerah ataupun wilayah semuanya terpusat pada individu dan juga lingkungan mereka. Lingkungan yang n...