Kemarin sore ada hal yang menggugah dan membangunkan diri. Kesederhanaan dan kemandirian agak sedikit aneh dengan latar saya menulis bahwa saya tergugah dan terbangun. Bersama teman-teman kuliah kemarin kami mengunjungi sebuah panti asuhan sekaligus pesantren. Hati ini terasa terenyuh ketika awal menginjakkan kaki di tempat tersebut. Diluar dugaan saya, tempat yang sungguh sangat sederhana. Dengan keterbatasan tersebut mereka dapat mandiri. Ada 22 orang yang terdiri dari anak usia produktif. Saya tertegun, terenyuh, saya sejenak terdiam dan berpikir. Allah maha luar biasa, Allah punya skenario indah didunia ini, ini cuma sekelumit ini cuma secuil. Sebagai manusia kita harus tetap bersyukur apapun yang terjadi. Kita harus tetap ingat dan selalu bersyukur apapun kondisi dan keadaan kita. Pantaslah kita sebagai manusia untuk mensyukuri nikmat Allah yang berlimpah ini.
Keterbatasan akan membuat seseorang menjadi lebih dewasa, dan menjadikan setiap kondisi adalah realita yang harus dijalani. Menjadikan pribadi yang mandiri dan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Sedikit yang ingin saya ketik hari ini, setidaknya ada kalimat yang terurai dari tulisan diatas 'kesederhanaan mengajarkan kita untuk mandiri, menjadi pribadi yang kuat, berpikir sederhana, menghargai orang lain, dan selalu bersyukur dalam kondisi apapun'
salam berbagi^^
Komentar
Posting Komentar