Tinggal hitungan hari kita semua umat muslim didunia akan segera meninggalkan bulan yang penuh rahmat, bulan yang penuh maghfiroh, penuh ampunan, penuh dengan silaturahmi. Bulan penuh berkah yaitu bulan Ramadhan 1433 H. Begitu banyak hal yang telah kita lakukan hampir satu bulan ini, bulan yang istimewa bagi saya pribadi dan mungkin juga bagi pembaca blig saya, hehe. Mengapa demikian ? jawabannnya pasti banyak dan berbeda beda setiap individu. ladang amal yang berlimpah pada bulan ramadhan, silaturahmi yang terjalin begitu erat begitu indah dilihat tanpa adanya permusuhan antara satu dengan yang lainnya. Mengesampingkan hal-hal yang bersifat pribadi untuk kepentingan bersama. pada bulan ramadhan banyak sekali agenda untuk buka bersama dengan teman, berbagi dengan anak yatim piatu, lebih giat pergi ke masjid, musholla, langgar, ataupun surau. Hal ini akan segera kita tinggalkan dengan menghitung jari. tempaan selama 1 bukan penuh agar menjadi pribadi yang bertakwa dan beriman kepada Allah SWT.
Satu tradisi yang melekat pada bulan ramdhan adalah budaya mudik ke kampung halaman, kalau ditilik dari asal katanya sebetulnya kata 'udik' yang mendominasi. Arti udik sendiri adalah kampung. Ya pantas kalau orang Indonesia itu sebetulnya 'udik' (bukan menyinggung..hehe). Bertemu dengan seluruh keluarga besar, sanak saudara jauh yang telah lama tak bertemu. Melepas rindu dengan ayah, ibu, om, tante, eyang, mbah, adik, kakak, budhe, pakdhe. Bertemu dengan keponakan yang lucu seluruh saudara tercinta. hehe
Begitulah negara Indonesia ini, tradisi mudik ini menjadi hal yang wajib ada di agenda setiap perantau untuk pulang ke kampung halaman. tak peduli punya uang ataupun tidak yang penting sampai rumah bertemu dengan keluraga tercinta. Ramadhan kali ini juga ada hari kemerdekaan negara Indonesia tercinta. Cukup ucapkan selamat dirgahayu Republik tercinta selalu berbenah dalam kondisi apapun. semua stakeholder dan rakyat bersinergi untuk mewujudkan cita-cita bangsa kita yang tercinta ini.
*keep smile :)*
Komentar
Posting Komentar